Minggu, 05 Juli 2020

WAKTU

Garis waktu yang bergerak maju

Terus membawaku pada titik yang tak tentu

Pada arah yang tak pasti

Pada kesempatan yang tak bisa diulang lagi

Pada kenyataan yang tak bisa dipungkiri

Pada jarak yang harus dijalani

Pada kerinduan yang belum juga terobati

Harus berapa lama lagi aku berada di titik ini?

Titik yang tak pasti, yang harus aku lewati sendiri

Kemanakah waktu akan membawaku?

Akankah aku dipersatukan denganmu?

Atau bahkan yang bukan dengan kamu?

Entahlah .....

Karna sekarang aku hanya bisa menunggu.


Sabtu, 20 Juni 2020

MASIH SAMA

Hari ini aku kembali melihat ragamu dihadapanku

Ada perasaan bahagia bermunculan dari dalam hatiku

Rasanya semua kerinduan yang selama ini kutahan seakan meluap ketika aku melihatmu.

Semua masih terasa sama

Yang berbeda hanyalah kita

Semua kerinduanku seakan terbayar ketika berbincang dan tertawa denganmu, mengingat kenangan kita yang dulu .

Namun sadar, ada hati yang harus dijaga

Aku hanya rindu

Tidak mengharapkan apapun selain itu.

Banyak hal yang telah aku lewati tanpa adanya kamu

Padahal dulu aku selalu bergantung padamu

Hidup memang selucu itu, membawaku pada titik yang tak tentu

Terimakasih telah menyempatkan waktu.

Semoga kamu bahagia dan sehat selalu

Dari aku yang suka tak tahu malu

Merindukanmu tanpa pernah kenal waktu.

Senin, 01 Juni 2020

UNTUKMU



Memang benar, aku yang terlalu bodoh selalu menyia - nyiakan mu.
Kamuu......
Dengan segala kesabaranmu menghadapi semua egoku.
Kamu ......
Seseorang yang selalu siap melakukan apapun demi aku si pemarah itu.
Kamu .....
Seseorang yang selalu ada untukku kapanpun aku membutuhkanmu.
Kamu ......
Adalah satu -  satunya orang yang mampu meredam semua egomu hanya demi aku, karena tak ingin aku menangis pilu.
Maaff .....
Maafkan aku yang selalu mengabaikan rasamu
Maafkan aku yang tak mampu menahan egoku
Maafkan aku dengan semua sifat amarahku
Maafkan aku yang tak pernah mengerti kamu
Dan maafkan aku yang seringkali menyakiti hatimu
Terimakasih
Terimakasih pernah menjadi tempat ternyamanku

Sabtu, 16 Mei 2020

MELUPAKANMU




Berisik sekali isi kepala
Berebut meminta diingat padahal dihati terasa berat
Menyimpan luka yang sangat teramat
Ternyata melupakanmu tidak semudah itu
Rasa kecewa selalu menghantuiku
Membuat berat isi kepala setiap kali aku mengingatmu
Rasanya terpejampun sulit, sulit sekali
Semua fikiranku selalu tertuju padamu
Sering sekali aku hilang kendali untuk mengontrol diri
Menangisimu setiap kali teringat akan sesuatu
Menyesali apa yang sudah terjadi
Menyalahkan diri tanpa henti
Andai melupakanmu semuadah itu
Mungkin kini aku sudah tak lagi mengingatmu
Melupakan semua kenangan yang dulu
Menyimpan rapat – rapat semua kenangan indah itu
Namun aku percaya semua ini hanya masalah waktu
Dan aku akan terbiasa lagi tanpa hadirnya kamu

TERIMAKASIH DAN MAAF


 
Terimakasih pernah hadir di hidupku 
Terimakasih telah memberi warna di hari hariku
Terimaksih selalu ada dalam susahku
Terimakasih atas segala kebahagiaan yang dulu
Terimakasih atas semua hal yang kau lakukan untukku
Maaf bila aku membuat mu kecewa
Maaf bila aku membuatmu terluka
Maaf bila semua yang kulakukan membuatmu tersiksa
Maaf bila aku pernah hilang rasa
Maaf ....
Maaf atas segalanyaa....


Minggu, 03 Mei 2020

KAMU

Tatapmu yang nanar selalu membuatku luluh
Senyummu yang teduh membuatku kembali utuh
Sabarmu yang tulus membuat aku semakin terenyuh
Semua sikapmu selalu mampu menyentuh
Sampai akhirnya aku sadar, semua itu kini bukanlah untukku.
Suara yang dulu selalu kudengar, kini terdengar asing di telingaku 
Kini semua terasa jauh.........
Sangat sangat jauh........
Karna sekarang AKU dan KAMU bukanlah KITA yang dulu

Selasa, 21 Januari 2020

LUKA



Setiap orang pandai menyimpan lukanya sendiri
Pandai berpura – pura bahagia
Tertawa riang ditengah ramainya manusia
Mengabaikan rasa resah, sedih, bahkan mungkin mengabaikan rasa kecewanya.
Hanya demi terlihat bahagia didepan mereka, mereka yang tak perlu tau apa yang sedang dirasakannya.
Namun sadarkah kita? Terkadang semua kepura - puraan itu melelahkan, menyesakan, dan teramat sangat menyedihkan, tapi anehnya semua perasaan itu hanya bisa tersalurkan melalui tangisan dalam diam, tak pernah bisa terucap dalam kata.
Katanya bukan tugas kita untuk membahagiakan semua orang, Tapi pada kenyataannya setiap orang selalu mengorbankan kebahagiaannya sendiri demi seseorang yang belum tentu membahagiakannya juga. Dan akhirnya hanya menghasilkan “LUKA”